kali ini aku akan bahas bagaimana cara membuat channel telegram yang dapat menghasilkan uang,
jadi yang akan kita bahas di video ini adalah uangnya dari mana, ide memilih konten channel telegram dan terakhir, cara buat channel telegram.
secara teknis buat channel telegram ini sangat mudah, tapi setelah channel terbuat , bingung mau isi konten apa, jadi sebelum buat channel telegram sebaiknya pikirkan dulu dari segi nama channel, username channel, dan yang paling penting adalah konten channel tersebut.
apa benar channel telegram menghasilkan uang ??
aku pernah share beberapa penghasilan yang dihasilkan dari channel telegram kamu bisa lihata di video ini , initinya jika kita punya banyak subscriber atau follower, kita akan lebih mudah menjual atau mempromosikan suatu produk atau iklan. intinya itu.
namun kali ini aku ada kabar buat kamu, bahwa cannel telegram akan menghasilkan uang sendiri atau memonetisasi channel telegram. jadi nanti kita akan dibayar sama telegram jika cahnnel kita memenuhi syarat untuk menapilkan iklan di telegram, untuk saat ini syaratnya hanya punya 1ribu subscriber.
seperti yang dikatakan pavel durov di channel pribadinya bahwa Telegram meluncurkan Pesan Bersponsor alat yang memungkinkan siapa saja untuk mempromosikan saluran atau channel telegram dan bot mereka. Pesan bersponsor saat ini dalam mode uji dan tidak tersedia untuk semua orang. Setelah mereka sepenuhnya diluncurkan dan memungkinkan Telegram untuk menutupi biaya dasarnya (seperti peralatan dan pusat data yang digunakan oleh admin saluran untuk mengirimkan konten mereka ke ratusan juta pengguna telegram), telegram berencana untuk mulai berbagi pendapatan iklan dengan admin saluran tempat Pesan Bersponsor ditampilkan.
jadi nanti telegram bisa menghasilkan uang seperti youtube, buat kamu yang tertarik kamu bisa membuat channel telegram mulai dari sekarang.
selanjutnya di video cara buat channel telegram ini aku akan kasih bayangan juga kira-kira konten apa yang cocok buat kamu.
mungkin aja dari salah satu yang akan aku jelaskan ini masuk ke kriteria kamu. dan kamu bisa mendapatkan ide konten yang cocok buat kamu.
untuk pertama kali yang perlu kamu perhatikan yaitu pemilihan jenis konten, mau hiburan atau pelajaraan seperti tutorial misalnya. atau bisa juga sesuai dengan hobi kamu.
channel telegram ini kontennya tidak harus video seperti youtube, jadi itu mempermudah kita dalam memilih jenis konten apaa yang akan kita isi ke dalam channel telegram.
karena channel telegram ini mendukung audio, video, dan teks, maka sebenarnya banyak sekali ide konten di channel telegram ini, mengingat peraturan dari pihak telegram ini juga belum terlalu ketat seperti youtube.
nah disini aku hanya mau kasih bayangan konten berupa audio, video dan teks. jadi untuk lebih detail konten apa yanag cocok buat kamu, hanya kamu yang mengetahui kemaampuan diri kamu sendiri ya...
oke langsung aja yang pertama aku akan bahas konten berupa audio terlebih dahulu
untuk orang yang lebih suka mendengar, mungkin channel telegram dengan konten audio mmerupakan pilihan yang tepat, nah jika kamu ingin buat channel telegram kamu bisa buat channel telegram dengan konten audio.
untuk jenis konten audio ini , kamau bisa buat konten seperti podcast, podcast bisa kamu gunakan untuk membuat channel di telegram. kamu bisa buat podcast sendiri atau kamu reupload podcast dari platform-platform yang menyediakan podcast, nah podcast sendiri juga banyak macemnya ya, ada motivasi, cerita, turorial, kalo mau cerita juga masih bisa dibagi lagi kan, mau cerita lucu, cerita misteri, atau cerita romaantis dan lain-lain.
terus misalkan kamu ingin menebar kebaikan, kamu bisa upload tausiah atau ceramah dari ustadz ke channel telegram kamu. sumbernya kan banyak tuh di internet. kemudian kamu juga bisa buat channel telegram tentang musik. misalnya kamu susah cari sumber konten audio ini, kamu bisa memanfaatkan video dari youtube, yang perlu kamu lakukan adalah convert video menjadi audio lalu upload ke channel telegram. cara ubah video ke audio udah pernah aku bahas.
yang ke dua konten berupa teks
pasti ada aja orang yang lebih suka membaca dari pada menonton video, kamu bisa buat channel telegram berupa teks untuk membentuk komunitas orang yang hobi baca,
nah buat kamu yang jago copywriting atau hobi nulis , kamu bisa mulai buat channel telegram dengan bakat itu, kamu bisa buat cerita pendek, cerita bersambung dan apa aja yang bisa ditulis, tenang aja semua konten pasti ada peminatnya yang penting konsisten dimana2 kuncinya cuma konsisten.
kemudian buat yang nggak bisa nulis dan copywriting, masih tetep bisa buat konten berupa teks dengan modal copas, kamu hanya butuh cara berfikir kreatif, aku kasih contoh ya, channel telegram lirik lagu, kamu bisa tambahin yang spesial ke channel kamu, maksudnya spesial tuh punya sesuatu yang beda dengan channel serupa, misalkan lirik lagu k-pop terupdate, kamu bisa cari sumbernya di google, terus misalkan tulisannya hangul kamu bisa ubah dulu ke easy liriknya, aku juga pernah bahas cara ubah lirik lagu korea ke easy lirik. lirik lagu juga banyak kan, mau lagu korea, lagu mandarin, lagu jepang dsb.
masih modal copas, kamu bisa ubah cerita-cerita dari ebook. banyak kan cerita2 dari ebook gratis di internet, ada juga novel yang berupa pdf, banyak juga tuh di internet , terus kamu ubah ke teks lalu kamu bisa upload ke channel telegram, cara download ebook dan ubah pdf ke teks juga udah pernah aku bahas.
yang ke tiga konten berupa video
untuk video kamu bisa reupload dari platform video-video pendek, seperti pinterest, tiktok dll ya, kamu pilih aja, mau video tentang apa, mau hiburan atau pembelajaran, terus cari di pinterest, ig reels, youtube shorts, tiktok dll.
naah cara mudah dapetin video dari platform itu semua juga pernah aku bahas, kalo misalkan channel ini kamu nggak nemu bot yaang kamu maksud, kamu bisa tanya ke ria rahmat bot, atau bisa join aja ke katalog bot telegram, channel itu berisi bot-bot telegram yang berguna.
oke selanjutnya cara membuat channel telegram, untuk membuat channel telegram kamu bisa lihat video yang ini, link nya ada di deskripsi yaa..
oke sekian dulu
0 Komentar